Indeks massa tubuh sering digunakan sebagai acuan dalam pengkategorian berat badan. Peningkatan indeks massa tubuh mempengaruhi tinggi lengkung telapak kaki dan menyebabkan peningkatan tekanan telapak kaki yang dapat mempengaruhi ukuran dan dimensi kaki terutama panjang dan lebar kaki. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan panjang, lebar, dan tinggi lengkung telapak kaki. Metode penelitian adalah analitik dengan desain cross sectional study dengan tehnik stratified random sampling. Subjek penelitian anak usia 12-15 tahun dengan jumlah sampel 81 anak. Panjang dan lebar kaki diukur dengan penggaris, tinggi lengkung telapak kaki dengan footprint yaitu Staheli Index. Hasil pengukuran dalam mean, median, standar deviasi, nilai maksimum dan minimum. Hubungan dengan menggunakan uji Spearman Correlation. Hasil penelitian diperoleh usia terbanyak 12 tahun sebanyak 23 anak (28,4%), jenis kelamin terbanyak perempuan 41 anak (50,6%), indeks massa tubuh yang terbanyak indeks massa tubuh normal sebanyak 33 anak (40,7%). Rata-rata panjang, lebar dan tinggi lengkung telapak kaki pada anak dengan indeks massa tubuh overweight dan obesitas memiliki rata-rata lebih besar dibandingkan anak dengan indeks massa tubuh normal. Uji Spearman Correlation p<0.05. Kesimpulan: terdapat hubungan signifikan indeks massa tubuh dengan panjang, lebar dan tinggi lengkung telapak kaki.
Copyrights © 2026