AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengurai peningkatan kinerja penyuluh kehutanan pada program pengembangan hutan kemasyarakatan (HKm) melalui kompetensi penyuluh dalam berkomunikasi dengan kelompok tani perhutanan (KTH), pengetahuan teknis penyuluh pada pengelolaan hutan, kompetensi interpersonal, serta keterampilan penyuluh memecahkan masalah terkait pengelolaan HKm di Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif yang melibatkan responden kelompok tani hutan (KTH) sebanyak 25 orang dipilih secara purposive sampling, dan 4 orang penyuluh kehutanan sebagai informan penelitian yang terlibat dalam pengelolaan hutan kemasyarakatan di Kecamatan Tinggimoncong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja penyuluh kehutanan atas pengelolaan hutan (HKm) ditinjau dari aspek kompetensi penyuluh dalam berkomunikasi, pengetahuan teknis, kompetensi interpersonal dan keterampilan penyuluh dalam memecahkan masalah, berada pada kategori “sangat baik”, dengan skala rata-rata presentase (90,8%). Penelitian ini memberikan rekomendasi peningkatan kompetensi penyuluh melalui pelatihan berkala, peningkatan keterampilan pemanfaatan teknologi informasi (e-extension) upaya mendukung penyuluhan yang lebih efektif dan efisien.Kata kunci: Peningkatan Kinerja, Penyuluh Kehutanan, Pengembangan Hutan Kemasyarakatan.AbstractThis study aims to analyze the improvement in the performance of forestry extension workers in the community forestry development program (HKm) through the extension workers' competence in communicating with forestry farmer groups (KTH), their technical knowledge of forest management, their interpersonal skills, and their problem-solving skills related to HKm management in Tinggimoncong Subdistrict, Gowa Regency. The research method used was a quantitative survey involving 25 forest farmer group (KTH) respondents selected by purposive sampling and four forestry extension workers as research informants involved in community forest management in Tinggimoncong Subdistrict. The results showed that the performance of forestry extension workers in forest management (HKm), in terms of their competence in communication, technical knowledge, interpersonal competence, and problem-solving skills, was in the “very good” category, with an average percentage scale of 90.8%. This study recommends improving the competence of extension workers through regular training, improving their skills in utilizing information technology (e-extension) to support more effective and efficient extension servicesKeywords: Performance Improvement, Forestry Extension Workers, Forest Development, Community Development.
Copyrights © 2025