Pembelajaran IPS di sekolah dasar seringkali dianggap membosankan karena sifat materinya yang abstrak, terutama pada topik keberagaman budaya, sehingga berdampak pada rendahnya keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) pada materi keberagaman budaya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media AR dinyatakan "Sangat Layak" oleh ahli materi (90%) dan ahli media (91%). Uji coba pada pengguna menunjukkan respon siswa sebesar 96% dan respon guru sebesar 100%, serta nilai rata-rata evaluasi siswa mencapai skor sempurna 100. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa media AR mampu memberikan pengalaman belajar imersif yang menjembatani konsep budaya yang abstrak menjadi konkret bagi siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2025