Proses budidaya hidroponik di greenhouse Kelompok Usaha Mikro Cahaya Farm menghadapi tantangan suhu tinggi, terutama saat siang hari di musim kemarau, yang mencapai hingga 37°C. Kondisi ini berdampak negatif terhadap kualitas tanaman selada, menyebabkan penurunan hasil panen dan berimbas pada pendapatan usaha. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas sistem otomatisasi instalasi pipa penyiraman sebagai pendingin greenhouse dalam meningkatkan produksi dan kualitas tanaman hidroponik. Survei kepuasan terhadap hasil panen dilakukan menggunakan Google Form dengan skala Likert 1–4 untuk menilai aspek kualitas, brand equity, reliability, responsiveness, empathy, dan tangible dari sistem yang diterapkan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan yaitu panen per meja naik dari 13–15 kg menjadi 18–22 kg, bobot per lubang tanam dari 90–130 g menjadi 110–150 g, kualitas daun membaik, dan waktu panen lebih cepat dari 28–35 HST menjadi 25–29 HST. Penilaian keseluruhan terhadap penerapan sistem pendingin dalam program PkM Kampus mencapai 3,55 dari skala 4,00 atau 88,75%, khususnya untuk kualitas produk (quality) 3,66 (91,50%) dan produktivitas pada waktu panen 3,60 (90,00%). Keywords: hydroponic plant cultivation temperature, cooling installation, Likert survey research, assessment score
Copyrights © 2025