Pembelajaran abad ke-21 menuntut guru dan siswa memiliki literasi digital yang memadai agar teknologi dapat dimanfaatkan secara pedagogis, kritis, dan kolaboratif. Namun, pemanfaatan teknologi pembelajaran di sekolah masih cenderung bersifat administratif dan belum diintegrasikan secara optimal dalam praktik pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru dan siswa dalam mendukung pembelajaran abad ke-21 melalui pendekatan pendampingan partisipatif. Metode pengabdian dilaksanakan melalui tahapan analisis kebutuhan, pelatihan literasi digital, pendampingan praktik pembelajaran berbasis digital, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest–posttest literasi digital, observasi perubahan praktik mengajar, dan pengumpulan umpan balik dari guru dan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada literasi digital guru dan siswa, perubahan praktik pembelajaran ke arah integrasi teknologi secara pedagogis, serta respon positif dari guru dan siswa terhadap pelaksanaan kegiatan. Pendampingan literasi digital terbukti mampu mendorong pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan kritis sesuai dengan karakteristik pembelajaran abad ke-21. Kegiatan ini merekomendasikan penerapan pendampingan literasi digital secara berkelanjutan sebagai strategi peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.
Copyrights © 2025