Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Teachers' Perception of Principal's Communication in the Management of Educational Units: A Case Study of Schools in the Coastal Area of Lhokseumawe City Ali, Muhammad; Mursalin, M; Armita, Desi
Management Research and Behavior Journal Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Management, Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mrbj.v4i1.18271

Abstract

This study examines teachers' perception of school principals' communication in the management of educational units in schools in coastal areas of Lhokseumawe City. The background is the importance of effective communication to create a conducive work environment and support learning in coastal areas that have unique challenges. The research method used is qualitative descriptive with data collection techniques through questionnaires, interviews, and observations. The results of the study show that the majority of teachers have a positive perception of the principal's communication. Principals who are skilled in communication are able to direct, motivate, and provide constructive feedback, which improves teacher performance and job satisfaction. These findings support the organizational communication theory by Robbins and Judge (2013) and the transformational leadership theory by Bass and Avolio (1994). The study also found communication challenges related to differences in styles and expectations, but principals who communicate openly and transparently are more effective at overcoming these challenges. The implication is that it is important to develop a communication training program for school principals to improve the quality of education in coastal areas.
Pelatihan Canva sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Digital Bagi Guru SMA dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Mursalin, M; Ali, Muhammad; Armita, Desi
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12337816

Abstract

Di era digital saat ini, kemampuan untuk memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran menjadi kebutuhan yang mendesak bagi para pendidik. Guru SMA perlu dibekali dengan keterampilan digital yang relevan, salah satunya adalah kemampuan menggunakan alat desain grafis seperti Canva. Pelatihan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru SMA, sehingga mereka dapat menciptakan media pembelajaran yang menarik dan efektif. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini melibatkan serangkaian sesi pelatihan yang mencakup pengenalan dasar Canva, teknik-teknik desain grafis, serta aplikasi praktis dalam konteks pembelajaran. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah pendekatan praktis dengan hands-on training, dimana peserta langsung mempraktikkan materi yang diberikan dengan bimbingan dari instruktur yang berpengalaman. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan desain grafis peserta. Guru mampu menghasilkan berbagai media pembelajaran yang kreatif dan inovatif, yang diharapkan dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa di kelas. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan dampak positif terhadap kepercayaan diri guru dalam menggunakan teknologi digital dalam pengajaran. Evaluasi pasca-pelatihan melalui kuesioner dan observasi menunjukkan bahwa 90% peserta merasa lebih siap dan percaya diri dalam memanfaatkan Canva untuk keperluan pendidikan. Secara keseluruhan, pelatihan Canva ini berhasil mencapai tujuannya dalam meningkatkan kompetensi digital guru SMA, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan di sekolah menengah atas (SMA).
Pelatihan Penerapan Gamifikasi dalam Pembelajaran Matematika untuk Mahasiswa Calon Guru SMK Mursalin, M; Fonna, Mutia; Elisyah, Nur; Ali, Muhammad; Armita, Desi; Mursyidah, M
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12344885

Abstract

Pembelajaran matematika di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sering menghadapi berbagai tantangan, termasuk kurangnya kompetensi pedagogis guru, metode pengajaran yang konvensional, media ajar yang kurang inovatif, dan kompleksitas materi yang tinggi. Kondisi ini sering membuat siswa merasa bosan dan kesulitan memahami konsep-konsep matematika. Untuk mengatasi masalah ini, penerapan gamifikasi dalam pembelajaran matematika dipandang sebagai solusi yang efektif. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada mahasiswa calon guru SMK mengenai penerapan gamifikasi dalam pembelajaran matematika. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan kompetensi calon guru dalam menciptakan metode pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, dan efektif. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan partisipasi belajar siswa, serta pemahaman yang lebih baik terhadap konsep-konsep matematika. Dampaknya, calon guru SMK mampu mengimplementasikan gamifikasi dalam pembelajaran matematika, yang pada gilirannya diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan matematika di SMK.
Pelatihan Edukasi Canva dan AI bagi Calon Guru Profesional dalam Menyusun Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Secara Daring Mursalin, M; Ali, Muhammad; Mursyidah, Mursyidah; Rizka, Muhammad; Armita, Desi
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut guru untuk memiliki keterampilan dalam memanfaatkan teknologi guna menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan interaktif.  Salah satu aspek penting dalam pembelajaran adalah penyusunan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), yang berfungsi sebagai media untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, serta kemandirian belajar peserta didik. Namun, calon guru sering menghadapi tantangan dalam menyusun LKPD yang efektif, seperti keterbatasan keterampilan desain dan pemahaman teknologi. Oleh karena itu, pelatihan "Edukasi Canva dan AI bagi Calon Guru Profesional dalam Menyusun Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Secara Daring" dilaksanakan untuk membekali calon guru dengan keterampilan dalam menggunakan Canva sebagai alat desain grafis dan AI sebagai teknologi pendukung pembelajaran. Pelatihan ini dilaksanakan dalam tiga sesi utama: pengenalan Canva, pemanfaatan AI dalam penyusunan konten, dan praktik langsung dalam merancang LKPD. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 90% peserta berhasil menguasai dasar-dasar penggunaan Canva dan dapat mengintegrasikan AI dalam penyusunan LKPD secara efektif. Meskipun terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan pemahaman awal dan koneksi internet yang tidak stabil, metode pendampingan intensif serta penyediaan materi hybrid membantu peserta mengatasi tantangan tersebut. Secara keseluruhan, pelatihan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kompetensi calon guru, sehingga mereka lebih siap menghadapi tuntutan pendidikan digital di masa depan.
The Role of Teacher Communication in Mathematics Learning: A Literature Review Mursalin, M; Fonna, Mutia; Muliana, M; Ali, Muhammad; Setiawan, S; Armita, Desi
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i1.414

Abstract

Teacher communication plays an important role in the effectiveness of mathematics learning, especially in helping students understand abstract concepts. This study aims to analyze the role of teacher communication in improving students' understanding and motivation in mathematics learning. The method used is a literature review by analyzing various studies that discuss teacher communication in the context of mathematics education. The results of the study show that effective communication allows teachers to create an inclusive learning environment, increase student interaction, and build higher learning motivation. Verbal and nonverbal communication, the use of technology in teaching, and interpersonal communication strategies have been proven to have a positive impact on students' understanding of concepts and participation in learning. The implications of these findings emphasize the importance of communication training for mathematics teachers to optimize interaction with students. The recommendations given include the development of technology-based communication strategies, the application of more interactive communication methods, and the improvement of teachers' communication skills through continuous training.
The Role of Gamification in Increasing Motivation to Learn Mathematics: A Scoping Review Mursalin, M; Muhammad, Iryana; Fonna, Mutia; Nuraina, Nuraina; Muliana, Muliana; Nufus, Hayatun; Ali, Muhammad; Armita, Desi
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i2.1354

Abstract

Low motivation to learn mathematics is still a global challenge in modern education, although various pedagogical innovations have been developed to address it. One of the approaches that is now widely used is gamification, which is the application of game elements in the context of non-game learning to increase student engagement and motivation. This study aims to systematically examine how gamification is implemented in mathematics learning and evaluate its impact on students' learning motivation based on the results of international research published between 2010 and 2022. The study used a Systematic Literature Review (SLR) design with PRISMA guidance and the PICOC approach, searching articles from the Scopus, Web of Science, ScienceDirect, SpringerLink, Taylor Francis, and ERIC databases. A total of 30 articles met the inclusion criteria after going through the identification, screening, and eligibility stages. The results of the synthesis showed that gamification consistently increased students' intrinsic motivation, engagement, and perseverance in learning mathematics with moderate to high effects. Elements such as points, badges, leaderboards, and challenges have been proven to strengthen students' sense of competence and autonomy, in accordance with the principles of Self-Determination Theory. However, its effectiveness is influenced by the game design, duration of the intervention, level of education, and cultural context. In conclusion, gamification has the potential to be an effective pedagogical strategy to increase motivation to learn mathematics, with practical implications for teachers, media developers, and education policies in creating a more engaging and meaningful learning environment.
Pendampingan Literasi Digital bagi Guru dan Siswa untuk Mendukung Pembelajaran Abad 21 di Sekolah Menengah Kejuruan Mursalin, M; Ali, Muhammad; Suryadi, Suryadi; Putra, M. Iqbal Adhya; Habibi, Muhammad; Sayuti, M.; Armita, Desi
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menuntut guru dan siswa memiliki literasi digital yang memadai agar teknologi dapat dimanfaatkan secara pedagogis, kritis, dan kolaboratif. Namun, pemanfaatan teknologi pembelajaran di sekolah masih cenderung bersifat administratif dan belum diintegrasikan secara optimal dalam praktik pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru dan siswa dalam mendukung pembelajaran abad ke-21 melalui pendekatan pendampingan partisipatif. Metode pengabdian dilaksanakan melalui tahapan analisis kebutuhan, pelatihan literasi digital, pendampingan praktik pembelajaran berbasis digital, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest–posttest literasi digital, observasi perubahan praktik mengajar, dan pengumpulan umpan balik dari guru dan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada literasi digital guru dan siswa, perubahan praktik pembelajaran ke arah integrasi teknologi secara pedagogis, serta respon positif dari guru dan siswa terhadap pelaksanaan kegiatan. Pendampingan literasi digital terbukti mampu mendorong pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan kritis sesuai dengan karakteristik pembelajaran abad ke-21. Kegiatan ini merekomendasikan penerapan pendampingan literasi digital secara berkelanjutan sebagai strategi peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.