Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penguatan nilai-nilai multikultural melalui pelaksanaan Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMPN 5 Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, serta dokumentasi kegiatan projek. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk kegiatan, peran guru, serta dampak program terhadap sikap peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan P5 sangat berdampak pada pengembangan nilai toleransi, sikap gotong royong, apresiasi terhadap keberagaman budaya, serta kemampuan bekerja sama dalam kelompok heterogen. Kegiatan seperti pawai budaya, pembuatan kostum adat, dan proyek seni berbasis lokal mendorong siswa untuk memahami secara nyata makna kebinekaan Indonesia. Peran guru sebagai fasilitator juga turut berkontribusi dalam membangun lingkungan belajar yang inklusif. Secara keseluruhan, implementasi P5 di SMPN 5 Mataram menunjukkan bahwa pendidikan multikultural dapat terinternalisasi dengan baik ketika disampaikan melalui pembelajaran berbasis pengalaman dan projek.
Copyrights © 2026