Kecerdasan emosional merupakan aspek penting dalam membentuk keseimbangan diri dan keharmonisan relasi sosial, terutama bagi perempuan yang memiliki tingkat kepekaan emosional tinggi serta memegang banyak peran dalam kehidupan sosial dan keluarga. Fenomena ini menunjukkan bahwa kemampuan perempuan dalam memahami, mengelola, dan mengekspresikan emosi tidak hanya berkaitan dengan aspek psikologis, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor biologis, sosial, budaya, dan spiritual. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran kecerdasan emosional perempuan dalam menjaga stabilitas psikologis dan membangun relasi sosial yang sehat. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis dan interpretative. Hasil analisis menunjukkan bahwa perempuan dengan kecerdasan emosional tinggi cenderung memiliki keseimbangan diri yang lebih stabil, mampu beradaptasi terhadap tekanan sosial, serta menunjukkan empati dan kepekaan sosial yang mendukung keharmonisan lingkungan. Selain itu, spiritualitas berperan penting sebagai dasar pengelolaan emosi yang bijak, menjadikan perempuan tidak hanya cerdas secara emosional, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial. Artikel ini menegaskan bahwa kecerdasan emosional perempuan merupakan kunci dalam menciptakan keseimbangan batin, relasi sosial yang harmonis, serta kontribusi positif terhadap kesejahteraan psikologis dan sosial masyarakat.
Copyrights © 2025