Kemajuan pendidikan masa kini memerlukan kurikulum PAI yang dinamis, mengombinasikan materi klasik dengan pendekatan kurikulum terkini agar dapat memenuhi kebutuhan intelektual, emosional, dan sosial peserta didik. Pengembangan kurikulum PAI di MI/SD masih menghadapi persoalan konseptual karena belum memiliki landasan teori yang jelas dan terarah, serta belum banyak mengkaji teori-teori seperti rekonstruksi sosial, konstruktivisme, dan berbasis kompetensi dalam konteks PAI. Motede dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian pustaka (library research). Adapun data sekunder diperoleh melalui buku ilmiah, artikel jurnal dan sumber daring akademik. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi, dan analisis data dilakukan dengan metode analisis isi meliputi reduksi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu mengidentifikasi lima landasan pengembangan kurikulum PAI: filosofis, religius, sosiologis, psikologis, dan neurofisiologis. Ada tiga desain kurikulum dalam penelitian ini, yaitu: subject centered design, learner centered design, dan problems centered design, serta empat teori pengembangan meliputi konstruktivisme, kontekstual, pembelajaran berbasis masalah, dan pembelajaran berbasis proyek. Implikasi penelitian ini memberikan pijakan teoretis bagi pengembang kurikulum dan guru PAI dalam merancang kurikulum yang relevan, sistematis, dan berorientasi pada pembentukan karakter Islami di tingkat pendidikan dasar.
Copyrights © 2026