Abstract This study aims to examine the relationship between Parent-Child Relationship and family socioeconomic status with Digital Parenting Awareness among Generation Z parents in Surabaya. The research employed a quantitative correlational approach using purposive sampling, involving 297 Gen Z parents with children. Data were collected through the Digital Parenting Awareness scale, Parent-Child Relationship scale, and Kuppuswamy Scale to measure family socioeconomic status. Data analysis utilized Pearson correlation test and Kruskal-Wallis test. The results revealed a significant positive relationship between parent-child relationship and digital parenting awareness (r = 0.456; p < 0.001), indicating that better Parent-Child Relationship quality is associated with higher levels of Digital Parenting Awareness. Conversely, no significant relationship was found between Family Socioeconomic Status and Digital Parenting Awareness (p = 0.934; p > 0.05). These findings suggest that digital parenting awareness is more influenced by the quality of emotional Parent-Child Relationships than by family economic factors. The practical implication of this study highlights the importance of strengthening parent-child communication and closeness to enhance awareness of parenting in the digital era. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Parent-Child Relationship dan status sosial ekonomi keluarga dengan digital parenting awareness pada orang tua Generasi Z di Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling terhadap 297 orang tua Gen Z yang memiliki anak. Data dikumpulkan melalui skala Digital Parenting Awareness, skala Parent-Child Relationship, dan Skala Kuppuswamy untuk mengukur Status Sosial Ekonomi Keluarga. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson dan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara Parent-Child Relationship dengan digital parenting awareness (r = 0,456; p < 0,001), yang berarti semakin baik kualitas hubungan orang tua-anak, semakin tinggi tingkat kesadaran pengasuhan digital. Sebaliknya, tidak terdapat hubungan signifikan antara status sosial ekonomi keluarga dengan digital parenting awareness (p = 0,934; p > 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa digital parenting awareness lebih dipengaruhi oleh kualitas relasi emosional orang tua-anak daripada faktor ekonomi keluarga. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya penguatan komunikasi dan kedekatan orang tua-anak untuk meningkatkan kesadaran pengasuhan di era digital.
Copyrights © 2025