Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan emosional peserta didik dan implikasinya terhadap efektivitas proses perkembangan. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan meninjau berbagai jurnal yang relevan, khususnya yang membahas perkembangan emosional. Hasil kajian menunjukkan bahwa esensi pendidikan holistik tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga mencakup pengembangan aspek sosial dan emosional peserta didik. Perkembangan sosio-emosional sangat dipengaruhi oleh lingkungan terdekat, terutama keluarga, dan kemampuan regulasi diri menjadi kunci dalam memengaruhi hasil belajar akademik. Implementasi perkembangan emosional terbukti berdampak signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar dan prestasi akademik siswa. Oleh karena itu, integrasi keterampilan sosial dan emosional ke dalam kurikulum sangat penting untuk mencapai kesuksesan siswa secara menyeluruh.
Copyrights © 2026