Peran kakak damping di lingkungan daycare menjadi semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan orang tua bekerja terhadap layanan pengasuhan anak usia dini. Kakak damping berperan tidak hanya sebagai pendamping aktivitas, tetapi juga sebagai figur yang dapat membentuk keterikatan emosional yang aman dan mendukung perkembangan sosial-emosional anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi efektif yang responsif terhadap emosi anak dapat memperkuat hubungan antara kakak damping dan anak di daycare. Program psikoedukasi dirancang sebagai intervensi untuk meningkatkan kompetensi komunikasi kakak damping melalui pemahaman tahapan perkembangan kognitif, bahasa, dan emosi anak usia dini. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi ceramah interaktif, tayangan video, diskusi kelompok, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil dari pelaksanaan program menunjukkan bahwa pendekatan komunikasi yang empatik dan disesuaikan dengan kondisi emosional anak mampu meningkatkan kualitas interaksi, membangun rasa aman, serta mendukung perkembangan keterampilan sosial dan bahasa anak. Penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi kakak damping untuk membentuk lingkungan daycare yang suportif secara psikososial dan holistik bagi tumbuh kembang anak usia dini.
Copyrights © 2025