Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mereposisi peran guru sebagai murabbi dalam pendidikan Islam di era Society 5.0. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perubahan paradigma pendidikan akibat perkembangan teknologi digital yang berdampak pada pergeseran fungsi guru dari pembimbing spiritual menjadi penyampai informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) dan analisis deskriptif. Data diperoleh dari berbagai literatur, jurnal, dan sumber akademik yang relevan dengan konsep murabbi, pendidikan Islam, serta tantangan pendidikan di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sebagai murabbi perlu direposisi dengan menekankan integrasi antara kompetensi teknologi, spiritualitas, dan nilai-nilai kemanusiaan. Guru dituntut menjadi pembimbing moral dan teladan digital yang mampu menanamkan etika berteknologi sesuai ajaran Islam. Penelitian ini menegaskan pentingnya reposisi peran murabbi agar pendidikan Islam tidak hanya menghasilkan peserta didik yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan adaptif terhadap tantangan Society 5.0
Copyrights © 2025