Fenomena fatherless merupakan kondisi anak yang tumbuh tanpa kehadiran figur ayah, baik secara fisik maupun emosional. Ketidakhadiran tersebut berdampak signifikan terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik anak, terutama perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis dan mengetahui strategi komunikasi interpersonal dalam keluarga yang menghadapi kondisi fatherless, khususnya pada mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap delapan informan (empat mahasiswi dan empat anggota keluarga mereka). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan, empati, dukungan emosional, sikap positif, dan kesetaraan merupakan elemen utama dalam strategi komunikasi interpersonal yang efektif dalam keluarga fatherless. Strategi ini berperan penting dalam menjaga stabilitas emosi dan hubungan yang harmonis dalam keluarga, serta mampu meminimalkan dampak negatif dari ketidakhadiran ayah
Copyrights © 2026