Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi peran mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sebagai sarana pendidikan karakter dalam menyikapi kasus bullying di tingkat sekolah dasar. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif menggunakan metode survei, wawancara, dan observasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas 2 SDN Triyagan 01 sebanyak 19 orang beserta wali kelasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat beberapa kasus bullying di lingkungan sekolah, namun angka kejadian bullying masih tergolong rendah. Perilaku bullying fisik tercatat antara (31,57%-36,84%), bullying verbal berkisar antara (26,31%-36,84%), dan bullying relasional antara (10,52%-21,05%). Angka-angka ini menunjukkan bahwa meskipun ada, frekuensi terjadinya bullying masih dalam batas yang relatif rendah. Data tersebut menjadi bukti bahwa materi PPKn terbukti memuat nilai-nilai karakter seperti saling menghargai, toleransi, dan tanggung jawab yang mampu membentuk sikap anti bullying pada siswa. Pembelajaran PPKn mendorong siswa untuk lebih peduli terhadap sesama dan meningkatkan keberanian siswa untuk melaporkan tindakan bullying kepada guru. Dengan demikian, PPKn memiliki kontribusi positif dalam membentuk karakter siswa yang berorientasi pada nilai-nilai kebangsaan dan perilaku anti bullying sejak dini.
Copyrights © 2025