PESHUM
Vol. 5 No. 1: Desember 2025

Analisis Fatwa Komparatif Dan Implikasi Sosial-Keagamaan Dalam Konteks Indonesia: Rukyah Vs Hisab

Risky Rinaldi Lasepe (Unknown)
Kurniati, Kurniati (Unknown)
A Qadir Gassing (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Dec 2025

Abstract

Penentuan awal bulan Qamariyah, terutama Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah, merupakan persoalan penting dalam kehidupan keagamaan umat Islam Indonesia. Perbedaan metode antara hisab (perhitungan astronomis) dan rukyat (pengamatan hilal) sering memunculkan perbedaan hasil yang berdampak pada pelaksanaan ibadah serta memicu perdebatan di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif fatwa-fatwa ormas Islam besar seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persatuan Islam, Al-Irsyad al-Islamiyyah, dan Al-Jam’iyatul Washliyah dalam menetapkan awal bulan Hijriyah serta menelaah implikasi sosial-keagamaan dari perbedaan tersebut. Metode yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research, melalui analisis deskriptif terhadap dokumen, fatwa, dan keputusan ormas Islam terkait hisab dan rukyat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan penetapan awal bulan lebih banyak disebabkan oleh perbedaan epistemologis dan metodologis dalam memahami dalil syar‘i serta penerimaan terhadap ilmu astronomi modern. NU dan Al-Washliyah cenderung menggunakan pendekatan rukyat bil fi‘li, Muhammadiyah menekankan hisab hakiki wujudul hilal, sedangkan Persis dan Al-Irsyad mengombinasikan pendekatan hisab dan rukyat berdasarkan kriteria imkanur rukyat. Implikasi sosial-keagamaan dari perbedaan ini tampak pada munculnya kebingungan masyarakat, tekanan psikologis, dan fragmentasi simbolik dalam pelaksanaan ibadah. Namun demikian, kedua metode sejatinya bersifat saling melengkapi, bukan bertentangan. Upaya menuju penyatuan kalender Islam nasional menuntut sinergi antara pendekatan ilmiah dan fikih, dukungan riset astronomi, serta peran aktif pemerintah sebagai mediator dan pengambil keputusan final yang adil dan partisipatif. Dengan demikian, perbedaan ijtihad dalam hisab dan rukyat dapat dipahami sebagai kekayaan intelektual Islam yang memperkuat ukhuwah dan persatuan umat.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

PESHUM

Publisher

Subject

Humanities Education Social Sciences

Description

PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, ...