Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi rantai makanan melalui penerapan model Cooperative Learning dengan metode Role Play di SD Sadangsari. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Sadangsari. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dan observasi aktivitas siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan melihat nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar berdasarkan KKM 75. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa secara signifikan. Pada Siklus I, rata-rata nilai posttest sebesar 68,57 dengan persentase ketuntasan 33%, sedangkan pada Siklus II rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 83,57 dengan persentase ketuntasan mencapai 100%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model Cooperative Learning dengan metode Role Play efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi rantai makanan. Dengan demikian, model pembelajaran ini dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran IPA di sekolah dasar
Copyrights © 2026