Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program modifikasi perilaku menggunakan teknik self-monitoring dan positive reinforcement dalam meningkatkan konsistensi pengerjaan tugas akademik. Program diterapkan dengan desain A–B–A pada satu subjek. Hasil menunjukkan adanya peningkatan durasi belajar, penurunan gangguan non-akademik, serta kemampuan mempertahankan perilaku belajar meskipun penguatan eksternal dihentikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa permasalahan akademik subjek lebih berkaitan dengan regulasi perilaku dibandingkan dengan kemampuan akademik. Self-monitoring terbukti meningkatkan kesadaran diri terhadap perilaku belajar, sedangkan positive reinforcement memperkuat perilaku adaptif. Meskipun distraksi smartphone belum sepenuhnya tereliminasi, program ini berhasil membentuk pola belajar yang lebih terstruktur. Dengan demikian, program modifikasi perilaku berbasis data dan bertahap efektif sebagai dasar pengembangan intervensi lanjutan dalam meningkatkan regulasi perilaku belajar.
Copyrights © 2026