Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi oleh urgensi tingginya kerentanan remaja terhadap bahaya penyalahgunaan NAPZA di Kabupaten Kediri, khususnya di Kecamatan Wates, yang didukung oleh data kriminalitas setempat yang menunjukkan peningkatan kasus pada kelompok usia pelajar. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pengetahuan, membentuk sikap kritis, serta melatih keterampilan praktis siswa SMPN 1 Wates dalam mencegah dan menolak penyalahgunaan NAPZA. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan interaktif dan partisipatif, yang terdiri dari empat komponen utama: (1) ceramah disertai diskusi, (2) simulasi keterampilan menolak (refusal skills), (3) diskusi kelompok terpumpun, dan (4) pembuatan komitmen bersama. Kegiatan ini menyasar 40 siswa kelas VII-IX SMPN 1 Wates dan dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 2025 di aula sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan, dimana nilai rata-rata pretes sebesar 46,25 meningkat drastis menjadi 99,75 pada postes, yang menunjukkan efektivitas metode yang diterapkan. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendekatan edukasi yang interaktif, praktis, dan melibatkan partisipasi aktif peserta terbukti mampu menanamkan pemahaman mendalam serta membangun kepercayaan diri dan komitmen peserta untuk menjauhi NAPZA. Untuk menjaga keberlanjutan, direkomendasikan integrasi materi pencegahan NAPZA ke dalam kurikulum sekolah, pembentukan dan pelatihan kader peer educator, serta kolaborasi strategis dengan orang tua dan instansi terkait seperti BNN dan Puskesmas.
Copyrights © 2026