Penyebaran kecerdasan buatan generatif, khususnya ChatGPT, dalam sektor pendidikan sedang mengalami peningkatan yang signifikan, sehingga menawarkan keuntungan potensial dan tantangan yang melekat. Investigasi ini berusaha untuk menggambarkan berbagai modalitas aplikasi, hasil yang menguntungkan, efek samping, serta kekurangan penelitian yang ada yang berkaitan dengan AI generatif dalam konteks pendidikan. Metodologi yang digunakan terdiri dari tinjauan literatur sistematis yang mencakup 42 artikel yang diindeks di Scopus. Temuan menunjukkan bahwa ChatGPT diterapkan dalam praktik pedagogis, evaluasi, pengalaman belajar yang disesuaikan, dan regulasi pembelajaran seseorang, menghasilkan efek afirmatif pada literasi kognitif, emosional, dan digital, di samping timbulnya risiko ketergantungan dan pengurangan kemampuan berpikir kritis. Studi ini menggarisbawahi perlunya pendekatan yang dikelola dengan hati-hati dan berkelanjutan untuk penggabungan teknologi AI generatif
Copyrights © 2025