Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar dalam peningkatan pelayanan kesehatan, khususnya pada bidang konseling gizi. Mahasiswa sebagai kelompok usia produktif sering menghadapi permasalahan dalam pemenuhan kebutuhan gizi akibat pola makan yang tidak teratur dan kurang sesuai dengan prinsip gizi seimbang. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dikembangkan ATIRA (Aplikasi Teman Interaktif Rancangan Asupan), yaitu media layanan konseling gizi berbasis digital yang dapat diakses secara mudah dan interaktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan penggunaan ATIRA kepada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, sehingga mereka mampu memperoleh informasi gizi yang akurat serta melakukan perencanaan asupan secara mandiri. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi penggunaan aplikasi, diskusi interaktif, serta evaluasi terhadap tingkat pemahaman pengguna. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki peningkatan signifikan terhadap pemahaman fungsi aplikasi, dengan hasil evaluasi menunjukkan kenaikan sebesar 78,4%. Temuan ini menegaskan bahwa ATIRA efektif digunakan sebagai sarana edukasi gizi digital bagi mahasiswa. Program ini diharapkan dapat menjadi model layanan konseling gizi berbasis teknologi yang berkelanjutan. Selain memberikan kemudahan akses terhadap informasi gizi, implementasi ATIRA juga memiliki implikasi sosial dalam mendorong perubahan perilaku makan sehat di kalangan mahasiswa serta berkontribusi secara akademik dalam pengembangan inovasi teknologi edukasi gizi di lingkungan perguruan tinggi. Kata Kunci : Aplikasi gizi; Konseling digital, ATIRA, Mahasiswa
Copyrights © 2026