Stroke merupakan penyebab kematian kedua dan penyebab disabilitas ketiga didunia. setiap tahunnya ada 13,7 juta kasus baru stroke, dan sekitar 5,5 juta kematian terjadi akibat penyakit stroke. Di Indonesia prevalensi stroke pada tahun 2018 berdasarkan diagnosa dokter pada penduduk umur > 15 tahun sebesar 10,9% atau diperkirakan sebanyak 2.120.362 orang. Faktor resiko stroke yang paling sering adalah hipertensi, merokok, dislipidemia, diabetes melitus, obesitas, dan penyakit jantung. Hipertensi dapat dipicu oleh adanya kecemasan sehingga menyebabkan kenaikan tekanan darah. Hubungan Kecemasan dengan Perilaku Pencegahan Stroke pada Penderita Hipertensi di Posyandu Latulip Desa Pauh Barat Kota Pariaman. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan model pendekatan cross sectional, dilakukan secara purposive sampling yaitu sejumlah 36 orang. Hasil penelitian diperoleh nilai signifikansi (p) > 0.05 yang berarti menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara kecemasan dengan perilaku pencegahan stroke. Simpulan gejala kecemasan pada lansia dengan hipertensi tidak berkaitan secara prospektif dengan perilaku pencegahan risiko stroke didesa Pauh Barat Kota Pariaman. Diharapkan petugas kesehatan tetap meningkatkan edukasi tentang perilaku pencegahan stroke sehingga lansia tidak beresiko terjadinya stroke. Keywords: hipertensi ; kecemasan ; lansia ; perilaku ; stroke
Copyrights © 2025