Studi mengkaji fungsi daya tarik perusahaan sebagai variabel perantara dalam hubungan antara work-life balance dan kompensasi terhadap ketertarikan melamar pekerjaan pada Gen Z di Kota Semarang. Fenomena kalangan muda untuk bergabung dengan perusahaan dijadikan sebagai aspek krusial dalam memahami preferensi karier mereka. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam riset ini, di mana kuesioner didistribusikan kepada 128 individu generasi Z di Semarang melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan aplikasi SmartPLS4. Temuan penelitian mengindikasikan work-life balance dan kompensasi memberikan pengaruh positif signifikan terhadap daya tarik organisasi. Akan tetapi, pengaruh work-life balance terhadap minat melamar pekerjaan ditunjukkan bersifat positif namun tidak signifikan secara statistik. Di sisi lain, kompensasi terbukti memberikan dampak signifikan terhadap minat melamar pekerjaan. Dengan demikian, daya tarik organisasi diidentifikasi sebagai variabel perantara dalam hubungan antara work-life balance, kompensasi, dan minat melamar kerja di kalangan generasi Z. Penelitian ini merekomendasikan agar jumlah responden dan variabel diperluas dalam studi berikutnya, serta menyarankan perusahaan untuk meningkatkan aspek pengembangan karier, sistem kompensasi, dan daya tarik perusahaan bagi generasi Z.
Copyrights © 2026