Pohon karet (Hevea brasiliensis Mull. Arg.) adalah tanaman yang telah berhasil dikembangkan, terutama di dunia industri. Kebun karet tersebar luas di berbagai provinsi di Indonesia, misalnya di Kabupaten Bulukumba, dengan pola tanam monokultur dan agroforestri. Pertumbuhan karet dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti air, iklim, tanah, hama, dan penyakit. Penyakit pada tanaman karet meliputi bintik-bintik hitam kecokelatan pada batang, jamur akar putih, dan gugur daun akibat jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi genus jamur yang terkait dengan tanaman karet berdasarkan pola penanaman dan status pemanenan. Tahap isolasi pada jaringan tanaman menggunakan metode langsung (sterilisasi permukaan), sedangkan sampel tanah menggunakan pengenceran berlapis. Hasil isolasi menunjukkan perbedaan signifikan antara jumlah isolat berdasarkan pola penanaman, sementara berdasarkan status penyadapan, tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Keanekaragaman vegetasi dapat mempengaruhi jumlah isolat yang diisolasi. Indeks Keanekaragaman Jamur (H') pada tanaman karet menunjukkan nilai 1.97 dengan kriteria sedang. Jumlah koloni yang diisolasi sebanyak 101 isolat yang termasuk dalam 10 genus, yaitu Penicillium sp., Trichoderma sp., Aspergillus sp., Cunninghamella sp., Gliocladium sp., Gongronella sp., Paecilomyces sp., Cylindrocladiella sp., Rhizoctonia sp., dan Mucor sp.
Copyrights © 2025