Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Analisis Disparitas Regional dan Pertumbuhan Ekonomi: Studi Perbandingan Kota Payakumbuh dan Kota Bukittinggi

Adela Tia Lova (Unknown)
Adeliansyah Ghassani P (Unknown)
Aidilla Fitri Rachmi (Unknown)
Alfikri Fadhlullah Ridwan (Unknown)
Fikri Syawaldo (Unknown)
Fitri Noviani (Unknown)
Khairun Annisa (Unknown)
Lutfia Salsabilla (Unknown)
Marcha Chindy Aulya Siregar (Unknown)
Nabil Gusti Ramadhan (Unknown)
Nadia (Unknown)
Nadya Isya Putri (Unknown)
Qintaryn Diva Saputri (Unknown)
Retno Leorencya Antika (Unknown)
Rijal Miftahul Fajri (Unknown)
Sindi Jutri (Unknown)
Vivi Yudhitya Putri (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 Dec 2025

Abstract

This study examines the economic disparities and growth between the cities of Payakumbuh and Bukittinggi by utilizing indicators such as GDP, sector structure, and economic growth. The findings reveal that Bukittinggi has a larger economic scale due to its dominance in trade, services, and tourism sectors, while Payakumbuh is more reliant on small industries and micro, small, and medium enterprises. The disparity index according to the Williamson Index shows that the differences between the two cities are minimal. Shift Share analysis indicates that both cities follow the national growth trend but lack a strong competitive advantage, particularly Payakumbuh. The research highlights the need for strengthening key sectors, equalizing infrastructure, and fostering collaboration among regions to promote a more balanced economic growth.   Keywords: Regional Economic Development, Regional Disparities, Gross Regional Domestic Product (GRDP), Economic Sector Structure, Economic Growth, Shift Share Analysis, Williamson Index   Abstrak Penelitian ini mengeksplorasi perbedaan regional dan perkembangan ekonomi antara Kota Payakumbuh dan Kota Bukittinggi dengan memanfaatkan indikator PDRB, struktur sektor, serta pertumbuhan ekonomi. Temuan menunjukkan bahwa Bukittinggi memiliki ukuran ekonomi yang lebih besar akibat dominasi sektor perdagangan, layanan, dan pariwisata, sementara Payakumbuh lebih bergantung pada usaha kecil dan UMKM. Ketimpangan antara kedua kota sangat minimal jika dilihat dari Indeks Williamson. Analisis Shift Share mengindikasikan bahwa keduanya mengikuti tren pertumbuhan nasional, tetapi belum memiliki daya saing yang kuat, khususnya Payakumbuh. Penelitian ini menyoroti pentingnya penguatan sektor yang menjadi unggulan, distribusi infrastruktur yang merata, dan kerjasama antarwilayah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih adil. Kata kunci: Perkembangan Ekonomi Daerah, Ketimpangan Regional, PDRB, Struktur Sektor Ekonomi, Pertumbuhan Ekonomi, Shift Share, Indeks Williamson

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

sinergi

Publisher

Subject

Aerospace Engineering Humanities Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Education Environmental Science Health Professions Immunology & microbiology Physics Social Sciences

Description

Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin adalah publikasi ilmiah yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran gagasan, riset, serta temuan ilmiah yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, guna memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah global. Jurnal ...