Artikel ini mengusulkan sebuah kerangka konseptual konseling karir yang responsif terhadap tuntutan human-centric dan keberlanjutan pada era Industri 5.0 dalam Pendidikan Kejuruan (Vocational Education). Kerangka ini dibangun atas tiga pilar filosofis: human-centricity, keberlanjutan (sustainability), serta ketangguhan dan adaptabilitas (resilience and adaptability). Melalui analisis teori konseling karir kontemporer seperti Career Construction Theory, Life Design Approach, dan Happenstance Learning Theory, penelitian ini menyusun model integratif bernama “Human-Centric Career Counseling for TVET 5.0”. Model ini menekankan empat dimensi intervensi: Self & Meaning, Technical & Digital Synergy, Ecological & Social Sustainability, dan Adaptive Career Management. Tujuannya adalah menggeser orientasi konseling dari sekadar penempatan kerja (job matching) menuju pembentukan Sustainable and Adaptive Career Agents, individu yang tidak hanya terampil teknis, tetapi juga reflektif, adaptif, serta memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan. Artikel ini memberikan landasan teoretis dan rekomendasi praksis bagi konselor, lembaga vokasi, dan pembuat kebijakan, meskipun masih memerlukan pengujian empiris lebih lanjut
Copyrights © 2025