Mukhlizul Fuad, Saftrian
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan branding pariwisata kabupaten lebak melalui desain media promosi kreatif Mukhlizul Fuad, Saftrian; Rd Muhammad Sopian Putra Pratama; Amy Maulid
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2025): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30036287000

Abstract

Pariwisata memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan ekonomi, budaya, sosial maupun lingkungan suatu wilayah. Kabupaten Lebak di Provinsi Banten menyimpan potensi wisata yang kaya, namun belum sepenuhnya dioptimalkan. Dengan panorama alam, kekayaan budaya, serta deretan pantai yang memikat, Lebak sebenarnya menawarkan destinasi yang menarik untuk dikunjungi. Sayangnya, keterbatasan promosi dan kurangnya penyebaran informasi membuat banyak orang belum mengenal potensi wisata daerah ini. Penelitian ini hadir sebagai langkah awal dalam merancang strategi promosi kreatif dan media informasi pariwisata Kabupaten Lebak. Melalui penguatan promosi kreatif baik secara langsung maupun lewat platform digital diharapkan masyarakat luas dapat lebih mengenal keindahan dan keunikan Lebak. Upaya ini diharapkan mampu mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, memberi dampak positif pada pertumbuhan ekonomi lokal, sekaligus membantu mengurangi tingkat kemiskinan. Pada akhirnya, penelitian ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga serta mengembangkan pariwisata sebagai bagian integral dari pembangunan daerah.
Conceptualizing career counseling for the human-centric industry 5.0: an integrative framework for TVET Rama, alzet; Lofandri, Wiki; Mukhlizul Fuad, Saftrian; Fadillah Sallamah, Siti
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202526687

Abstract

Artikel ini mengusulkan sebuah kerangka konseptual konseling karir yang responsif terhadap tuntutan human-centric dan keberlanjutan pada era Industri 5.0 dalam Pendidikan Kejuruan (Vocational Education). Kerangka ini dibangun atas tiga pilar filosofis: human-centricity, keberlanjutan (sustainability), serta ketangguhan dan adaptabilitas (resilience and adaptability). Melalui analisis teori konseling karir kontemporer seperti Career Construction Theory, Life Design Approach, dan Happenstance Learning Theory, penelitian ini menyusun model integratif bernama “Human-Centric Career Counseling for TVET 5.0”. Model ini menekankan empat dimensi intervensi: Self & Meaning, Technical & Digital Synergy, Ecological & Social Sustainability, dan Adaptive Career Management. Tujuannya adalah menggeser orientasi konseling dari sekadar penempatan kerja (job matching) menuju pembentukan Sustainable and Adaptive Career Agents, individu yang tidak hanya terampil teknis, tetapi juga reflektif, adaptif, serta memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan. Artikel ini memberikan landasan teoretis dan rekomendasi praksis bagi konselor, lembaga vokasi, dan pembuat kebijakan, meskipun masih memerlukan pengujian empiris lebih lanjut
Mengintegrasikan keterampilan green ke dalam bimbingan karier: model teoretis untuk pengembangan karier yang berkelanjutan Rama, alzet; Lofandri, Wiki; Mukhlizul Fuad, Saftrian
Education and Social Sciences Review Vol. 6 No. 2 (2025): Education and Social Sciences Review
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/07essr674600

Abstract

Artikel ini mengembangkan sebuah model teoritis integrasi keterampilan hijau (green skills) ke dalam bimbingan karir vokasional untuk mendukung pengembangan karir berkelanjutan. Model ini menjawab urgensi transisi ekonomi hijau dengan mengusulkan lima komponen kunci: landasan filosofis karir berkelanjutan, klasifikasi tiga dimensi green skills (teknis, transversal, dan manajemen karir), proses bimbingan karir yang diperkaya, serta peran dan kompetensi baru konselor sebagai fasilitator karir hijau. Model ini berfungsi sebagai kerangka sistematis untuk mengubah layanan bimbingan karir dari pendekatan reaktif menjadi kekuatan strategis yang proaktif dan transformatif, sehingga mampu menjembatani kesenjangan antara pendidikan vokasi dengan dinamika pasar kerja hijau. Implementasinya memerlukan kolaborasi dan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem pendukung yang efektif.