Terlepas dari kelas sosial yang terdapat antara penutur dan petutur, aspek kesantunan tetap harus diperhatikan demi komunikasi yang ideal, nyaman, dan tidak mengintimidasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kesantunan subordinat tidak akrab dan superior tidak akrab dalam kanal YouTube Nihongo Mantappu. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dikaji percakapan antara Jerome sebagai penutur dengan mitra tuturnya menggunakan teori kesantunan Brown dan Gilman melalui teknik pengumpulan data simak-catat. Hasil yang didapatkan adalah pada tipe subordinat tidak akrab Jerome sebagai penutur menggunakan deiksis persona kata ganti orang pertama formal sedangkan pada tipe subordinat tidak akrab digunakan deiksis nonformal, hal tersebut berlaku juga pada penggunaan honorifik. Lalu, pada tipe subordinat tidak akrab penutur menggunakan sapaan vos dan pada tipe superior tidak akrab digunakan sapaan tu. Pada tipe subordinat tidak akrab penutur juga tidak banyak bicara atau tidak mendominasi pembicaraan sedangkan pada tipe superior tidak akrab sebaliknya. Adapun kinestetik yang ditunjukkan, tipe subordinat tidak akrab memiliki gerakan tubuh formal seperti membungkuk saat menyapa dan badan tegap saat berbicara sedangkan pada tipe superior tidak akrab gerakan tubuh terlihat lebih santai. Analisis komparatif di atas merujuk pada sikap menghargai mitra tutur dengan memperhatikan kesantunan sehingga tujuan komunikasi tercapai tanpa menimbulkan kesalahpahaman dan ketidaknyamanan antara penutur maupun mitra tutur.
Copyrights © 2025