TArtikel konseptual ini membahas bagaimana asesmen sebagai pembelajaran dapat diintegrasikan dengan bacaan evaluatif dalam pengajaran puisi bertema sejarah di pendidikan tinggi. Studi ini didasarkan pada kebutuhan untuk mengembangkan pemikiran kritis dan kesadaran sejarah siswa melalui teks sastra, terutama puisi yang mencerminkan perjuangan sosial dan sejarah. Artikel ini menawarkan model praktis dan teoritis yang mendorong siswa untuk secara aktif menilai pemahaman mereka sendiri saat membaca secara evaluatif. Artikel ini memperkenalkan strategi SEJARAH (Dengarkan, Jelajahi, Navigasi, Analogikan, Renungkan, Hargai, Internalisasi) sebagai panduan terstruktur melalui tahap pra-baca, saat membaca, dan pasca-baca. Pendekatan ini mencakup refleksi diri, penilaian sejawat, dan rubrik untuk penilaian evaluatif. Meskipun tidak didasarkan pada penelitian empiris, kerangka kerja ini menggabungkan ide-ide utama dari asesmen formatif, bacaan evaluatif, dan apresiasi puisi untuk mendukung keterlibatan siswa yang lebih dalam dan pertumbuhan metakognitif. Kesimpulan utama menunjukkan bahwa menggabungkan asesmen sebagai pembelajaran dengan bacaan evaluatif dapat meningkatkan pemikiran kritis dan wawasan sejarah siswa melalui literatur.
Copyrights © 2025