Keterbatasan literasi digital merupakan hambatan utama peningkatan skala usaha (scale-up) UMKM di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model pendampingan pemasaran digital berbasis media sosial dan e-commerce pada 20 UMKM kuliner dan kriya di Bekasi melalui pendekatan handholding intensif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan literasi digital peserta sebesar 78% dan kenaikan rata-rata omzet penjualan sebesar 42% selama tiga bulan masa intervensi. Seluruh mitra (100%) berhasil mengintegrasikan Instagram, TikTok, Shopee, dan Tokopedia sebagai kanal pemasaran dan transaksi utama. Disimpulkan bahwa pendampingan langsung secara berkelanjutan jauh lebih efektif dibandingkan pelatihan teoretis singkat dalam menjamin keberlanjutan transformasi digital UMKM. Program ini merekomendasikan replikasi model pendampingan serupa guna mengakselerasi ekonomi mikro di tingkat lokal.
Copyrights © 2025