Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Pemimpin Desa dalam Mendorong UMKM dan Ekonomi Kreatif Lokal Berbasis Desa Wisata Bahasoan, Husen; Wargadinata, Betty; Ansari, Ansari; Fauziansyah, Fauziansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i2.1478

Abstract

This article is the result of a community service activity was conducted by the Young Generation of the Lecturer Communication Forum (GM FKD) on March 20, 2025, in West Bandung Regency. Its objective was to empower village leaders in promoting the growth of MSMEs and the creative economy based on local potential. With its significant tourism potential, the village has opportunities to develop culinary businesses, handicrafts, and tourism services. However, challenges such as limited capital and lack of marketing knowledge remain obstacles. This activity included seminars, education, and interactive discussions attended by 30 village officials. The materials covered business strategies, digital marketing, and safe access to financing. As a result, village leaders gained a better understanding of their role in developing MSMEs and the importance of innovation in marketing. With support from various stakeholders, the village has the potential to become a creative economy hub based on tourism. This initiative is expected to improve community welfare and serve as a model for sustainable MSME development.ABSTRAKArtikel ini merupakan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan oleh Generasi Muda Forum Komunikasi Dosen (GM FKD) pada 20 Maret 2025 di Kabupaten Bandung Barat. Tujuannya adalah memberdayakan pemimpin desa dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Dengan potensi wisata yang besar, desa ini memiliki peluang untuk mengembangkan usaha kuliner, kerajinan, dan jasa wisata. Namun, tantangan seperti keterbatasan modal dan kurangnya pemahaman pemasaran masih menjadi kendala. Kegiatan ini meliputi seminar, edukasi, dan diskusi interaktif yang diikuti oleh 30 perangkat desa. Materi mencakup strategi bisnis, pemasaran digital, dan akses permodalan yang aman. Hasilnya, pemimpin desa semakin memahami peran mereka dalam mengembangkan UMKM serta pentingnya inovasi dalam pemasaran. Melalui dukungan berbagai pihak, desa ini berpotensi menjadi pusat ekonomi kreatif berbasis wisata. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi model pengembangan UMKM yang berkelanjutan.
Analisis Hubungan Kualitas Pengelolaan Aset Tetap dengan Kinerja Keuangan Pemerintah Provinsi Ridha, Noorsyah Adi Noer; Maulana, Dede Yusuf; Bahasoan, Husen
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi (September)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v4i2.1743

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan antara kualitas pengelolaan aset tetap dan kinerja keuangan pemerintah provinsi. Urgensi mengenai tuntutan akuntabilitas dan transparansi, di mana aset tetap menjadi komponen krusial dalam laporan keuangan daerah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, menggunakan data sekunder dari laporan keuangan pemerintah provinsi dalam periode tertentu. Analisis regresi linear sederhana diterapkan untuk menguji hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kualitas pengelolaan aset tetap dengan kinerja keuangan pemerintah provinsi, dibuktikan dengan koefisien regresi 0,78 dan p-value di bawah 0,05. Temuan ini didukung oleh data bahwa provinsi dengan temuan Badan Pemeriksa Keuangan Aset Daerah (BPKAD) terkait aset yang rendah memiliki rasio kemandirian keuangan rata-rata 75,3%, jauh lebih tinggi dari provinsi dengan temuan tinggi (42,1%). Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa perbaikan pada indikator kualitas pengelolaan aset tetap, seperti akurasi pencatatan dan optimalisasi pemanfaatan, secara langsung berkorelasi dengan peningkatan kinerja keuangan, yang terlihat dari rasio kemandirian dan efektivitas belanja. Temuan ini menegaskan bahwa investasi dalam perbaikan manajemen aset akan memberikan dampak positif pada akuntabilitas dan kinerja fiscal serta menjadikan kualitas pengelolaan aset tetap merupakan faktor penting dalam menentukan kinerja keuangan pemerintah daerah.