Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi yang diterapkan oleh guru dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak-anak melalui aktivitas bermain berkelompok di Pusat Pendidikan Anak Usia Dini Nurul Insan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi yang efektif, termasuk modeling, penguatan positif, dan pembentukan kebiasaan perilaku sosial yang baik, dikombinasikan dengan aktivitas bermain kelompok seperti peran-peran, permainan konstruktif, dan permainan tradisional. Aktivitas-aktivitas ini membantu anak-anak mengendalikan diri, meningkatkan empati, membangun motivasi, dan memperkuat keterampilan sosial. Peran guru sebagai fasilitator aktif memberikan arahan, dukungan emosional, dan penguatan positif, sehingga anak-anak merasa aman dan termotivasi untuk mengekspresikan diri. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara strategi guru dan aktivitas bermain berkelompok merupakan cara efektif untuk mengembangkan kecerdasan emosional pada masa kanak-kanak, yang menjadi landasan penting bagi perkembangan sosial dan emosional mereka di masa depan.
Copyrights © 2026