Amare
Vol. 4 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025

PSIKOEDUKASI DAN KATEKESE SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING DAN SELF HARM PADA REMAJA DI SMP IMMANUEL PONTIANAK

Nove, Albertus Hengka (Unknown)
Marpaung, Mega Cristhina Nurhayati (Unknown)
Nonseo, Angela Nofri (Unknown)
Wendi, Hendrianus (Unknown)
Molan, Anselmus Bala (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2025

Abstract

Tujuan diselenggarakan PkM ini adalah untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai self harm dan bahaya bullying yang kerap terjadi pada remaja. Metode yang digunakan yaitu Psikoedukasi dan Katakese dengan cara menyampaikan materi tentang bullying dan self halm, dilanjutkan dengan pemberian teknik tapping sebagai bagian dari teknik Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Terdapat beberapa langkah dalam pelaksanaan teknik Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) yaitu the set-up, the tune in, the tapping, nine gamut procedure, dan the tapping again. Kemudian pendekatan selanjutnya adalah katekese  dengan menyampaikan materi bahaya bullying. Lokasi PkM dilaksanakan di SMP Immanuel Pontianak dengan jumlah peserta 210 orang dengan pertimbangan remaja berusia 10-12 tahun, siswa-siswi SMP Immanuel pada kelas VII, siswa-siswi beragama Protestan dan Katolik serta siswa-siswi yang pernah mengalami perilaku bullying dan self harm baik sebagai korban maupun pelaku. Berdasarkan analisis angket evaluasi yang disebarkan kepada 30 peserta dapat diketahui secara psikologis, psikoedukasi meningkatkan pengetahuan peserta, dengan 20 % (6 peserta ) sangat setuju dan 63% (19 peserta) setuju bahwa materi mudah dipahami dan memotivasi untuk mencari dukungan terkait self-harm. Teknik Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) membantu membangun resiliensi emosional dengan melatih peserta melepaskan emosi negatif melalui afirmasi dan ketukan tubuh, mengurangi risiko self-harm akibat bullying yang memicu kecemasan dan depresi. Secara spiritual, katekese melalui lima aktivitas : menulis kebaikan diri dan sesama, afirmasi, doa pengampunan, dan komitmen berbasis Kitab Suci semakin memperkuat ketabahan spiritual dalam menyelesaikan suatu permasalahan, melindungi remaja dari dampak bullying melalui resiliensi iman. Namun, 17% (5 peserta) merasa dampak kegiatan cukup, menandakan perlunya intervensi lanjutan untuk mendukung pemahaman holistik yang lebih mendalam.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

amare

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences Other

Description

Amare adalah peer-reviewed journal yang mempublikasi artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya, berbasis riset dengan tema pemberdayaan masyarakat atau kelompok profesi tertentu, pemberdayaan ...