Nonseo, Angela Nofri
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Spiritual Resilience Anak Pada Masa Pandemi di Panti Asuhan Bhakti Luhur Malang Nonseo, Angela Nofri; Wea, Maria; Krismianto, Alfonsus
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 1 No. 4 (2021): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.477 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v1i4.539

Abstract

Anak-anak penyandang disabilitas, anak-anak miskin dan terlantar yang dibina dan diasuh di Panti Asuhan Bhakti Luhur Malang terdiri dari berbagai kategori usia. Kategori usia yang menjadi fokus penelitian ini adalah 12-17 tahun yang non difabel. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa spritual resilience nampak dalam diri anak-anak di Panti Asuhan Bhakti Luhur Malang. Hal ini terlihat dari kemampuan anak-anak dalam beradaptasi dengan situasi yang terjadi di masa pandemi. Spiritual resiliensi dalam diri setiap orang sehingga menggerakan untuk mampu beradaptasi, bertahan dan bangkit dari situasi apapun yang dialami. Hal yang sama pun dialami oleh anak-anak di Panti Asuhan Bhakti Luhur Malang. Upaya yang dilakukan dalam masa pandemi terarah pada anak-anak yang mengalami kesulitan dalam mengingat kembali materi pembelajaran dapat diatasi dengan cara mempelajari kembali materi yang sudah diberikan dan mencari sumber lain yang berkaitan dengan materi pembelajaran tersebut.
Empat Elemen Perayaan Liturgi dan Sakramen di Paroki Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel Nonseo, Angela Nofri; Sriwahyuni, Lina
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 5 (2022): Mei
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.088 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i5.1233

Abstract

Tulisan ini membahas hasil penelitian mengenai peran empat elemen utama dalam perayaan liturgi dan sakramen di Paroki St. Perawan Maria Gunung Karmel. Penelitian ini dilakukan dalam rangka memenuhi tugas dan kewajiban mahasiswa di bidang karya tulis ilmiah dalam rangka seminar nasional yang diadakan oleh Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Pastoral lainnya yang ada di Indonesia. Dari hasil penelitian diketahui bahwa peran dari keempat elemen utama dalam perayaan liturgi dan sakramen sangatlah penting sebab merupakan suatu kesempatan sekaligus bentuk pelayanan kepada Tuhan. Di samping itu melalui peranan keempat elemen yang dimaksud dapat melancarkan perayaan liturgi dan sakramen. Hal ini dikarenakan sistem manajemen liturgi dan sakramen di Paroki St. Perawan Maria dari Gunung Karmel tersistematis, terencana, terorganisir, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya yang ada termasuk sarana prasarana, data, dan lain sebagainya serta digunakan secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan bersama, yakni visi dan misi paroki.
PSIKOEDUKASI DAN KATEKESE SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING DAN SELF HARM PADA REMAJA DI SMP IMMANUEL PONTIANAK Nove, Albertus Hengka; Marpaung, Mega Cristhina Nurhayati; Nonseo, Angela Nofri; Wendi, Hendrianus; Molan, Anselmus Bala
Amare Vol. 4 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52075/5h4rfq73

Abstract

Tujuan diselenggarakan PkM ini adalah untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai self harm dan bahaya bullying yang kerap terjadi pada remaja. Metode yang digunakan yaitu Psikoedukasi dan Katakese dengan cara menyampaikan materi tentang bullying dan self halm, dilanjutkan dengan pemberian teknik tapping sebagai bagian dari teknik Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Terdapat beberapa langkah dalam pelaksanaan teknik Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) yaitu the set-up, the tune in, the tapping, nine gamut procedure, dan the tapping again. Kemudian pendekatan selanjutnya adalah katekese  dengan menyampaikan materi bahaya bullying. Lokasi PkM dilaksanakan di SMP Immanuel Pontianak dengan jumlah peserta 210 orang dengan pertimbangan remaja berusia 10-12 tahun, siswa-siswi SMP Immanuel pada kelas VII, siswa-siswi beragama Protestan dan Katolik serta siswa-siswi yang pernah mengalami perilaku bullying dan self harm baik sebagai korban maupun pelaku. Berdasarkan analisis angket evaluasi yang disebarkan kepada 30 peserta dapat diketahui secara psikologis, psikoedukasi meningkatkan pengetahuan peserta, dengan 20 % (6 peserta ) sangat setuju dan 63% (19 peserta) setuju bahwa materi mudah dipahami dan memotivasi untuk mencari dukungan terkait self-harm. Teknik Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) membantu membangun resiliensi emosional dengan melatih peserta melepaskan emosi negatif melalui afirmasi dan ketukan tubuh, mengurangi risiko self-harm akibat bullying yang memicu kecemasan dan depresi. Secara spiritual, katekese melalui lima aktivitas : menulis kebaikan diri dan sesama, afirmasi, doa pengampunan, dan komitmen berbasis Kitab Suci semakin memperkuat ketabahan spiritual dalam menyelesaikan suatu permasalahan, melindungi remaja dari dampak bullying melalui resiliensi iman. Namun, 17% (5 peserta) merasa dampak kegiatan cukup, menandakan perlunya intervensi lanjutan untuk mendukung pemahaman holistik yang lebih mendalam.