Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis berbagai hasil penelitian terkait dampak penerapan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) terhadap mutu pendidikan dan kesenjangan antar sekolah di Indonesia. Kebijakan sistem zonasi diterapkan pemerintah dengan tujuan pemerataan akses dan kualitas pendidikan, namun dalam pelaksanaannya menimbulkan berbagai dinamika di lapangan. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah beberapa artikel ilmiah yang diterbitkan semenjak diberlakukannya sistem zonasi dalam PPDB dari berbagai database seperti Google Scholar, Garuda, dan ResearchGate. Data dianalisis melalui proses identifikasi, seleksi, evaluasi kualitas, dan sintesis temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem zonasi berkontribusi positif terhadap pemerataan akses pendidikan, terutama dalam distribusi siswa berdasarkan wilayah domisili. Namun demikian, beberapa penelitian mengungkap bahwa kebijakan ini juga menimbulkan tantangan baru berupa penurunan kualitas input siswa di sekolah unggulan dan belum meratanya kualitas guru serta sarana prasarana antar sekolah. Secara keseluruhan, penerapan zonasi PPDB dapat memperkecil kesenjangan akses, tetapi belum sepenuhnya berhasil meningkatkan kesetaraan mutu pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pendukung berupa pemerataan sumber daya pendidikan agar tujuan zonasi dapat tercapai secara optimal.
Copyrights © 2025