Ketahanan pangan berbasis komunitas atau kearifan lokal menjadi isu strategis dalam pembangunan berkelanjutan, terutama di wilayah perkotaan yang menghadapi keterbatasan lahan dan ketergantungan tinggi pada pasokan eksternal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Pango Deah, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga berbasis kearifan lokal. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan difokuskan pada optimalisasi pekarangan, pemanfaatan tanaman lokal, penguatan kapasitas kelembagaan KWT, serta pengolahan hasil pertanian rumah tangga. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam budidaya pangan lokal, meningkatnya ketersediaan pangan rumah tangga, serta tumbuhnya kesadaran kolektif terhadap pentingnya kemandirian pangan. Selain itu, program ini memperkuat peran perempuan sebagai agen perubahan dalam pembangunan pangan berkelanjutan berbasis nilai-nilai lokal Aceh. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan masyarakat sekaligus pelestarian kearifan lokal sebagai fondasi pembangunan sosial-ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026