Preeklamsia merupakan komplikasi kehamilan berpotensi bahaya yang ditandai dengan tekanan darah tinggi. Preeklamsia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal di Indonesia. Faktor risiko seperti usia ibu yang ekstrem (terlalu muda atau terlalu tua) dan Indeks Massa Tubuh (IMT) yang tinggi diduga memiliki korelasi kuat terhadap peningkatan tekanan darah selama kehamilan. Di Kota Bengkulu, angka kejadian preeklamsia masih menjadi perhatian serius dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Tujuan Penelitian ini adalah diketahuinya hubungan usia dan IMT Ibu Hamil Dengan Kejadian Preeklamsia pada ibu hamil. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Jenis data menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariate. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil berjumlah 125 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 responden. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara Usia Ibu dengan p value = 0,000, gravida p value = 0,005 dan IMT ibu p value = 0,008 dengan kejadian preeklampsia di wilayah kerja Puskesmas Marawola. Kesimpulan bahwa ada hubungan antara IMT dan Usia dengan preeklamsia pada ibu hamil. Saran Diharapkan penelitian ini dapat menjadi reverensi di perpustakaan dalam pengembangan ilmu tentang keperawatan, bagi ibu hamil diharapkan untuk memperhatikan kondisi kesehatan khususnya tekanan darah saat hamil dan memperhatikan resiko yang terjadi saat kehamilan, menerapkan pemakaian alat konrasepsi bagi ibu yang sudah berumur lebih dari 40 tahun dan hindari kehamilan pada usia muda karena akan membahayakan diri ibu dan anak
Copyrights © 2025