Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penyuluan Vitamin A Di Kampung Botol Wilayah Puskesmas Jalan Gedang Maulani, Nurul; Nababan, Lolli; Oktaviani, Vina; Aprilia, Widia; Sari, Erna
JURNAL BESEMAH Vol. 1 No. 1 (2022): JANUARI-JUNI
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jurnalbesemah.v1i1.45

Abstract

The purpose of this counseling is to increase the knowledge of cadre mothers and mothers who have babies, toddlers about the importance of Vitamin A. The method used in this service is counseling carried out in Kampung Botol Village, Jalan Gedang Health Center, Regency. increasing knowledge about vitamin A as a government program which was carried out in August and February.
The Relationship Of Pubter Mother's Knowledge And Husband's Support Towards Giving Colostrum To Newborn Babies Rismayani, Rismayani; Nababan, Lolli; Maulani, Nurul; Mahrim, Andes Saparila
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 6 (2025): Volume 11 No 6 Juni 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i6.21009

Abstract

Latar Belakang : Bayi baru lahir harus diberikan kolostrum yang merupakan ASI pertama karena didalamnya terkandung zat imunitas tubuh Immunoglobulin (IgA) yang bisa mencegah penyakit infeksi pada bayi dan tidak terkandung pada ASI transisi dan ASI matur ataupun pada susu formula. rata-rata angka pemberian ASI eksklusif didunia pada tahun 2022 hanya sebesar 44% bayi usia 0-6 bulan dan masih   jauh   dari   target   dari   WHO   yaitu minimal mencapai 50% di tahun 2025.Tujuan : untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu nifas  dan dukungan suami terhadap pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Rawat Inap PendopoMetode : Jenis penelitian menggunakan metode survey analitik observasional dengan desain cross sectional.Hasil : dari hasil penelitian didaptkan bahwa sebagian besar 20(55,6%) bayi tidak diberikan kolostrum, sebagian kecil  13(36,1%) pengetahuan ibu nifas kurang mengenai kolostrum dan sebagian besar 22(61,1%) tidak memberikan dukungan terhadap pemberian kolostrum pada bayi baru lahir.  Hasil analisa bivariat menggunakan uji statistic Chi-Square. Kesimpulan : ada  hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu nifas dan dukungan suami  terhadap pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Rawat Inap pendopo Saran : Diharapkan Bidan bisa mengoptimalkan kelas ibu hamil dalam menyampaikan pentingnya pemberian kolostrum pada bayi baru lahir. Kata kunci : Dukungan Suami, Kolostrum, Pengetahuan ABSTRACT Background: Newborns should be given colostrum which is the first breast milk because it contains the body's immunity substance Immunoglobulin (IgA) which can prevent infectious diseases in infants and is not contained in transitional breast milk and mature breast milk or in formula milk. The average rate of exclusive breastfeeding in the world in 2022 is only 44% of infants aged 0-6 months and is still far from the WHO target of at least 50% in 2025. Purpose: to determine the relationship between postpartum mothers' knowledge and husband's support for providing colostrum to newborns in the Working Area ofthe Pendopo Inpatient Health Center UPTD Method: The type of research uses an observational analytical survey method with a cross-sectional design. Results: The results of the study showed that most 20 (55.6%) babies were not given colostrum, a small portion of 13 (36.1%) postpartum mothers' knowledge about colostrum was lacking and most 22 (61.1%) did not provide support for giving colostrum to newborns. The results of the bivariate analysis used the Chi-Square statistical test. Conclusion: There is a significant relationship between postpartum mothers' knowledge and husband's support for giving colostrum to newborns in the Working Area ofthe Pendopo Inpatient Health Center UPTDSuggestion: Midwives are expected to optimize pregnant women's classes in conveying the importance of giving colostrum to newborns. Keywords: Husband's Support, Colostrum, Knowledge
EFEKTIFITAS MASSAGE TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN DAN LAMA HARI RAWAT NICU PADA BAYI PREMATURE : A LITERATUR REVIEW: baby massage afriannisyah, entan; Suryani, Tri Endah; Nababan, Lolli
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 3 No. 1 (2025): June
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v3i1.37

Abstract

Abstrak Latar belakang: Kelahiran bayi prematur (lahir pada umur kehamilan < 37 minggu) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas bayi di seluruh dunia, Meskipun memperoleh perawatan dengan teknologi tinggi di ruang NICU, bayi prematur masih tetap menjadi masalah dan membutuhkan waktu perawatan yang lama di NICU. Peningkatan berat badan adalah salah satu syarat keluar dari NICU. Tujuan: Penelitian ini bertujuan merangkum dan menganalisis efektifitas perawatan terapi pijat yang berkaitan dengan peningkatkan berat badan yang di berikan kepada bayi prematur selama di rawat di rumah sakit (NICU). Metode: Metode yang di gunakan dalam menemukan artikel adalah tinjauan literatur menggunakan kata kunci, pencarian artikel di lakukan secara elektronik melalui penelusuran di database ScienceDirect, PubMed, Google Schoolar, Cochrane dengan rentang waktu 2013 sampai 2019. Artikel yang di pilih adalah artikel dalam bahasa ingris, cina, memuat full text. Hasil: Terdapat 26 artikel yang memenuhi syarat inklusi dan di ikutkan dalam analisis penelitian ini. Kesimpulan: Dari hasil randomised control trial (RCT), sistematik review dan meta analisis menyimpulkan bahwa efek intervensi terapi pijat terhadap bayi prematur di NICU, efektif dalam peningkatan berat badan serta pertumbuhan fisik lainnya, perkembangan saraf dan mempersingkat lama perawatan di NICU, namun masih perlu di lakukan penelitian lebih lanjut secara RCT dengan sampel yang lebih banyak. Kata kunci : Bayi Prematur, Peningkatan Berat Badan, Perawatan NICU, Terapi Pijat.
Pengetahuan Ibu Menyusui Dan Dukungan Keluarga Berhubungan Dengan Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif Nababan, Lolli; Tri Endah Suryani; Okta Viana
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v3i2.43

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi dan berperan penting dalam mendukung pertumbuhan serta perkembangan optimal, terutama pada dua tahun pertama kehidupan. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh pengetahuan ibu dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan ibu dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif di PMB L Padang Serai Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah ibu yang memiliki bayi usia 7–12 bulan, dengan sampel 59 responden yang diambil secara Accidental Sampling. Data dikumpulkan melalui data primer dan sekunder, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Koefisien Kontingensi. Hasil penelitian menunjukkan 30 responden memberikan ASI eksklusif dan 29 tidak. Sebanyak 22 responden memiliki pengetahuan kurang, 24 cukup, dan 13 baik; serta 32 mendapat dukungan keluarga dan 27 tidak. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif, dengan kekuatan hubungan kategori sedang. Disarankan Puskesmas meningkatkan promosi kesehatan mengenai pentingnya ASI eksklusif untuk mendukung keberhasilan menyusui.
Hubungan Usia Dan Indeks Massa Tubuh (IMT) Ibu Hamil Dengan Kejadian Preeklamsia Nababan, Lolli; Tri Endah Suryani; Dian Ika Pratiwi
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v3i2.44

Abstract

Preeklamsia merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai dengan hipertensi dan menjadi salah satu penyebab utama morbiditas serta mortalitas ibu di Indonesia. Faktor risiko seperti usia ibu yang terlalu muda atau terlalu tua dan Indeks Massa Tubuh (IMT) yang tinggi diduga berhubungan dengan peningkatan risiko preeklamsia. Di Kota Bengkulu, kasus preeklamsia masih menjadi perhatian dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan usia dan IMT ibu hamil dengan kejadian preeklamsia. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. populasinya berjumlah 125 ibu hamil, dengan sampel 33 responden yang diambil secara random sampling. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia ibu (p=0,000), gravida (p=0,005), dan IMT (p=0,008) dengan kejadian preeklamsia. Disimpulkan bahwa usia dan IMT berhubungan dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil. Ibu hamil disarankan untuk menjaga tekanan darah secara rutin, menjaga berat badan ideal, serta menghindari kehamilan pada usia berisiko untuk menurunkan kejadian preeklamsia.