Kesehatan remaja putri sangat menentukan kualitas generasi berikutnya, karena remaja putri merupakan calon ibu di masa depan. Anemia didefiniskan sebagai berkurangnya konsentrasi hemoglobin dalam eritrosit sehingga tidak mencukupi untuk kebutuhan fisiologis dalam tubuh. Remaja putri mengalami menstruasi yang dapat menyebabkan terjadinya anemia dan beberapa gangguan salah satunya yaitu Pre menstrual Syndrome (PMS). Penyebab munculnya gejala-gejala PMS masih belum diketahui secara pasti tetapi perubahan hormonal, prostaglandin, diet, obat-obatan dan gaya hidup merupakan beberapa faktor penyebab munculnya PMS yang dapat mempengaruhi kerja hormon serotonin di otak. Salah satu bahan makanan alam yang mengandung Zat besi, Kalsium dan Vitamin C cukup tinggi adalah daun Kelor. Pengetahuan remaja puteri terhadap penatalaksanaan anemia masih rendah, sehingga berdampak pada kualitas hidup remaja dan prevalensi angka kejadian anemia pada remaja putri Pemberian penyuluhan dan cara membuat puding kelor dan jagung manis telah terlaksana dengan hasil peningkatan pengetahuan sebesar 18 poin dan perubahan sikap menjadi lebih termotivasi untuk rutin minum tablet tambah darah sebesar 25 poin, serta remaja putri memahami alternative pengolahan daun kelor dengan olahan pudding kelor jagung manis, selanjutnaya remaja putri memahami cara mengatasi nyeri PMS dengan teknik alternative berupa akupresure. Bidan sebagai ujung tombak layanan dikomunitas diharapkan selalu meningkatkan kualitas layanan terutama terhadap kesehatan remaja putri.
Copyrights © 2026