Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEBIJAKAN AMERIKA SERIKAT DIBAWAH PEMERINTAHAN DONALD TRUMP DALAM MENANGGAPI PROGRAM NUKLIR KOREA UTARA Rahayu Pertiwi; Irwan Iskandar
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 6: Edisi I Januari - Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to explain foreign policy of United States under President Donald Trump toward North Korea Nuclear program. The research uses the Perspective of Conctructivism that emphasize the intersubjectivity (shared understandings) between states in their relations. The level-analysisof this research is nation-states which find that the foreign policy as manifestation of the national interest of the nation as an international actor. Theory of foreign policy that use in this research notice to explain the foreign policy as the strategy and determination in respond to international environment. This research is also supported by the concept of national identitity and interest as the measurements to act or respond which is reflected in foreign policyThe method used in this research from the measurement of the data is qualitative research method, and from the way of processing data is descriptive method. Futhermore, the technique of data analysis is based on data from literature studies with the consideration that the data is capable in providing information regarding the problem under research.The results of the research explains that the United States’ Foreign Policy under president Trump toward North Korea is based on the Strategic Accountability policy through Maximume Pressure Campaign that exert international community supports, mainly United Nations Security Council.Keyword : Foreign Policy, National Identity, National Interest, Strategic Accountability, Maximume Pressure Campaign, and Nuclear Program.
Pemberdayaan Remaja Putri Dalam Penatalaksanaan Anemia Dan Pre Menstrual Syndrome (PMS) Dengan Puding Kelor Jagung Manis (PUKEMA) Di SMPIT Nurul Hasby Purwamekar Karawang Jenny Anna Siauta; Mardianti; Irna Trisnawati; Ari Antini; Rahayu Pertiwi; Rahayu Dwikanthi; Mimin Rusmiati; N.Unirah A.Sadeli; Irma Damayanti; Irni Indriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i12.2066

Abstract

Kesehatan remaja putri sangat menentukan kualitas generasi berikutnya, karena remaja putri merupakan calon ibu di masa depan. Anemia didefiniskan sebagai berkurangnya konsentrasi hemoglobin dalam eritrosit sehingga tidak mencukupi untuk kebutuhan fisiologis dalam tubuh. Remaja putri mengalami menstruasi yang dapat menyebabkan terjadinya anemia dan beberapa gangguan salah satunya yaitu Pre menstrual Syndrome (PMS). Penyebab munculnya gejala-gejala PMS masih belum diketahui secara pasti tetapi perubahan hormonal, prostaglandin, diet, obat-obatan dan gaya hidup merupakan beberapa faktor penyebab munculnya PMS yang dapat mempengaruhi kerja hormon serotonin di otak. Salah satu bahan makanan alam yang mengandung Zat besi, Kalsium dan Vitamin C cukup tinggi adalah daun Kelor. Pengetahuan remaja puteri terhadap penatalaksanaan anemia masih rendah, sehingga berdampak pada kualitas hidup remaja dan prevalensi angka kejadian anemia pada remaja putri Pemberian penyuluhan dan cara membuat puding kelor dan jagung manis telah terlaksana dengan hasil peningkatan pengetahuan sebesar 18 poin dan perubahan sikap menjadi lebih termotivasi untuk rutin minum tablet tambah darah sebesar 25 poin, serta remaja putri memahami alternative pengolahan daun kelor dengan olahan pudding kelor jagung manis, selanjutnaya remaja putri memahami cara mengatasi nyeri PMS dengan teknik alternative berupa akupresure. Bidan sebagai ujung tombak layanan dikomunitas diharapkan selalu meningkatkan kualitas layanan terutama terhadap kesehatan remaja putri.