Hidroponik merupakan metode budidaya tanaman dengan memanfaatkan air larutan pupuk cair sebagai sumber nutrinya. Tipe hidroponic yang diterapkan pada pada pengabdian ini yaitu wick system dengan memanfaatkan sumbu sebagai media penyalur nutrisinya. Pada kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah plastik melalui hidroponic wick system sebagai upaya penanggulangan sampah dan pembentukan karakter peduli lingkungan pada Guru dan siswa. Perserta pengabdian merupakan siswa-siswi dari SMAN 2 Bengkulu Selatan. Metode kegiatan yang dilakukan pada pengabdian ini meliputi sosialisasi, pretest, pelatihan dan praktik pembuatan instalasi, pendampingan, perawatan tanaman, evaluasi (hasil panen dan postest). Hasil kegiatan menunjukan keterlibatan aktif dari siswa pada setiap tahapan dimulai dari sosialisasi-pemanenan hasil budidaya tanaman hidroponik. Tahapan sosialisasi telah dilakukan kepada Guru dan Mahasiswa dengan memberikan informasi awal tentang darurat sampah dan upaya penanggulangan melalu budidaya tanaman hidroponik. Guru dan Siswa aktif menyimak materi konsep tentang Recycle plastik dan teknis pembuatan sistem dari hidroponik. Selanjutnya, Guru dan siswa melaksanakan praktik perakitan instalasi hidroponik wick system, penyiapan media campuran, pembuatan lauratan nutrisi, pengisian lurutan nutrisi ke instalasi hidroponik, pemindahan bibit sayuran ke instalasi, perawatan tanaman hidroponik selama satu bulan, dan pemanenan tanamaan. Selain itu, pemahaman siswa terhadap hidroponik sebagai upaya edukasi lingkungan juga mengalami peningkatan yang ditunjukan pada hasil angket pretest dengan skor 2,7 (cukup) dan skor postest 3,6 (sangat baik). Pengabdian ini memberikan dampak sangat positif dalam membangun pemahaman Edukasi lingkungan Guru dan Siswa melalui budidaya tanaman dengan Hidroponic Wick System yang memanfaatkan sampah plastik di lingkungan Sekolah.
Copyrights © 2025