Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasi peran Institut Seni Indonesia Padangpanjang dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang seni dan budaya. Nagari Sungai Pua, Kabupaten Agam, dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena memiliki potensi kuat dalam seni tradisional Randai, namun menghadapi tantangan serius berupa menurunnya minat generasi muda serta terbatasnya metode pembelajaran yang adaptif di era Revolusi Industri 4.0 dan 5.0. Pelatihan yang diberikan difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis Randai yang mencakup gerak silat, dendang, musik pengiring, dan narasi, sekaligus memperkenalkan pendekatan pembelajaran modern melalui media digital, video tutorial, dan dokumentasi pertunjukan. Peserta pelatihan berasal dari berbagai unsur masyarakat dan kelompok seni lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi peserta dalam mempelajari unsur-unsur Randai. Selain itu, pelatihan ini berhasil membuka ruang regenerasi pemain Randai muda serta mendorong terbentuknya kelompok seni baru yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat pelestarian seni tradisional Randai, tetapi juga menegaskan peran perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan budaya lokal berbasis kearifan lokal dan inovasi digital.
Copyrights © 2025