Penyakit tidak menular akan berdampak pada kemiskinan, terhambatnya pertumbuhan ekonomi dan beban pada sistem kesehatan pada negara berkembang dan negara miskin (CDC, 2023). Anemia merupakan salah satu permasalahan yang banyak dialami oleh masyarakat Indonesia, khususnya remaja. Anemia pada remaja dapat memberikan dampak yang signifikan, salah satunya adalah stunting. Dalam jangka pendek, remaja putri yang mengalami anemia dapat kekurangan konsentrasi dan juga lletih serta lesu. Tujuan dari pengabdian ini adalah adalah untuk melaksanakan skrining hemoglobin pada siswi SMAN5 Tondo. Kegiatan dilakukan menggunakan metode sosialisasi, skrining dan juga konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 72,3% siswi tidak menderita anemia. Siswi yang menjadi responden pada saat screening sebagian besar berada pada usia 16 tahun 67%. Pengukuran sensitivitas menunjukkan sensitivitas sebesar 0% karena ada satu sel kosong yakni hasil pemeriksaan anemia dari dokter karena sebagian besar dari remaja putri belum pernah memeriksakan diri. Kegiatan screening anemia perlu dipertahankan dan dikembangkan guna mencegah kejadian anemia di masyarakat khususnya di kalangan remaja.
Copyrights © 2025