Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Factors Associated with Decreasing Incidence of Stunting in the Working Area of the Palu Health Center Palinggi, Marselina; Rau, Muh. Jusman; Buchair, Nur Hikma; Jannah, Annisa Raudhatul; Rahmania; Dg Sirata, Moh. Fikram
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v2i1.107

Abstract

Stunting in toddlers needs special attention because it can hamper children's physical and mental development. Based on a report from the Palu City Health Office in 2021, the number of stunted toddlers reached 8.00%. This study aimed to determine the factors associated with a decrease in the incidence of stunting in the working area of the Palu City Health Center (Puskesmas). This type of research was quantitative observational analytic with a cross-sectional study design. The population in this study were all mothers registered in the working area of the Pantoloan Health Center, Nosarara Health Center, and Tipo Health Center with an eligible sampling technique, then the sample in this study was 98 samples. Data was collected based on a questionnaire that would be analyzed using univariate and bivariate analysis. This study's results indicated no relationship between the variable provision of basic immunization (p=0.906) to a decrease in the incidence of stunting in the working area of the Palu City Public Health Center. A relationship was identified between the time variable providing weaning food (p=0.039) and decreased stunting in the Public Health Center Palu City working area. There was a relationship between the variable support of health workers (p=0.012) to a decrease in the incidence of stunting in the working area of the Palu City Health Center. Strengthening health promotion performance in developing promotive and preventive programs is recommended, particularly in improving complete basic immunization programs
Edukasi Personal Hygiene Pada Remaja Putri Saat Menghadapi Situasi Bencana Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Palu Palinggi, Marselina; Dwi Larasati, Rahma; Mantao, Elvira; Affandi, Adzan; Mikra, Mikra
Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Dedikatif: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/dedikatifkesmas.v5i1.977

Abstract

Dalam situasi bencana, kebutuhan akan kesehatan reproduksi sering kali terabaikan, khususnya dalam masalah hygiene personal. Kurangnya pengetahuan personal hygiene dapat menjadi faktor penghambat terbentuknya perilaku menjaga kebersihan diri pada remaja. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk menambah pengetahuan para siswi tentang menjaga kebersian diri sehingga terhindar dari berbagai penyakit menular. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu dengan pemberian pre test sebelum diberikan penyuluhan, penyuluhan tentang personal hygiene, dan post test untuk mengukur pengetahuan peserta pengabdian yang telah mengikuti penyuluhan. Peserta pengabdian ini yaitu berjumlah sebanyak 50 siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Palu. Hasil yang ditemukan menunjukkan bahwa pengetahuan para siswi dengan kategori sangat baik (84% menjadi 92%), baik (12% menjadi 6%), sedangkan cukup tetap 2%. Kesimpulannya, mayoritas siswi telah memiliki pengetahuan yang sangat baik tentang Personal Hygiene.
Anemia Screening and Counseling for Female Students at SMAN 5 Tondo in 2025 Laba, Stefiani Bengan; Rau, Muhammad Jusman; Buchair, Nur Hikmah; Syahadat, Dilla Srikandi; Palinggi, Marselina; Azzahra, Nur Azizah; Sari, Nur Fadhilah; Ardayani, Adinda; Agustianingsih, Rizka
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat: In-Progress
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v6i2.5737

Abstract

Penyakit tidak menular akan berdampak pada kemiskinan, terhambatnya pertumbuhan ekonomi dan beban pada sistem kesehatan pada negara berkembang dan negara miskin (CDC, 2023). Anemia merupakan salah satu permasalahan yang banyak dialami oleh masyarakat Indonesia, khususnya remaja. Anemia pada remaja dapat memberikan dampak yang signifikan, salah satunya adalah stunting. Dalam jangka pendek, remaja putri yang mengalami anemia dapat kekurangan konsentrasi dan juga lletih serta lesu. Tujuan dari pengabdian ini adalah adalah untuk melaksanakan skrining hemoglobin pada siswi SMAN5 Tondo. Kegiatan dilakukan menggunakan metode sosialisasi, skrining dan juga konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 72,3% siswi tidak menderita anemia. Siswi yang menjadi responden pada saat screening sebagian besar berada pada usia 16 tahun 67%. Pengukuran sensitivitas menunjukkan sensitivitas sebesar 0% karena ada satu sel kosong yakni hasil pemeriksaan anemia dari dokter karena sebagian besar dari remaja putri belum pernah memeriksakan diri. Kegiatan screening anemia perlu dipertahankan dan dikembangkan guna mencegah kejadian anemia di masyarakat khususnya di kalangan remaja.