Perkembangan teknologi digital telah mengubah secara fundamental cara pemerintah berinteraksi dengan masyarakat, terutama dalam proses penyusunan dan sosialisasi kebijakan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam mendukung sosialisasi kebijakan publik di era digital dengan menggunakan metode studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial berfungsi sebagai ruang komunikasi dua arah yang efektif antara pemerintah dan masyarakat, mempercepat penyebaran informasi, meningkatkan partisipasi publik, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas kebijakan. Namun, penggunaan media sosial juga menghadapi tantangan seperti penyebaran hoaks, polarisasi opini, dan rendahnya literasi digital masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah perlu mengembangkan strategi komunikasi publik yang adaptif dan berbasis data untuk memastikan efektivitas sosialisasi kebijakan di ruang digital.
Copyrights © 2025