Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi manajemen sumber daya manusia (SDM) yang diterapkan oleh kepala sekolah dalam pelestarian budaya lokal di SMAN 1 Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala. Pelestarian budaya lokal merupakan bagian penting dalam pendidikan karakter dan pembentukan identitas siswa, sehingga peran kepala sekolah sebagai manajer pendidikan menjadi sangat krusial.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, serta staf sekolah yang terlibat dalam kegiatan pelestarian budaya lokal. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pelaksanaan program budaya lokal masih bersifat kesepakatan internal. Upaya kepala sekolah, untuk meningkatkan kompetensi guru selaku pimpinan mengizinkan semua warga sekolah khususnya pendidik dan tenaga pendidik untuk mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh dinas,sekolah,maupun mandiri oleh guru. Evaluasi yang dilakukan oleh kepala sekolah terhadap pelaksanaan pelestarian budaya lokal sudah melibatkan guru dan tenaga kependidikan, untuk tindak lanjut atas hasil evaluasi masih perlu diperkuat. Hal ini penting agar evaluasi tidak hanya menjadi proses administratif, tetapi dapat menjadi dasar untuk perbaikan dan pengembangan program secara berkelanjutan. Program pelestarian budaya dilaksanakan melalui kegiatan ekstrakurikuler, muatan lokal dalam pembelajaran, serta upacara dan perayaan adat. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen SDM yang efektif oleh kepala sekolah dapat memperkuat identitas budaya lokal di sekolah dan menumbuhkan rasa cinta tanah air pada peserta didik.
Copyrights © 2026