Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Terjadinya Kasus Preeklamsi pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja PKM Perawatan Satui: Analysis of Factors in the Occurrence of Preclamsi Cases in Pregnant Women in the Working Area of PKM Satui Fahriani, Fahriani; Salmarini, Desilestia Dwi; Hakim, Ali Rakhman; Lestari, Yayuk Puji
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.9674

Abstract

Preeklamsi adalah gangguan spesifik hipertensi yang disebabkan oleh kehamilan pada usia kehamilan >20 minggu yang disertai gangguan sistem organ. Pada tahun 2022 kasus preeklamsi berada diurutan ketujuh dan menyumbangkan 3 kasus kematian ibu di Kabupaten Tanah Bumbu. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor-faktor terjadinya kasus preeklamsi pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Perawatan Satui. Metode survei analitik desain case control. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 122 orang. Sampel kasus ditentukan dengan teknik purposive sampling yaitu semua ibu hamil yang terdiagnosa preeklamsi sebanyak 61 orang, sedangkan sampel kontrol diambil dengan teknik simple random sampling sebanyak 61 orang. Pengumpulan data dengan cara melihat buku register dan rekam medik lalu dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan analisis Spearman Rho dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Didapatkan hasil ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan kasus preeklamsi dengan nilai sig. Spearman Rho=0,033, OR=2,331 (1,063-5,112) dan RR=1,6. Ada hubungan yang signifikan antara riwayat hipertensi dengan kasus preeklamsi dengan nilai sig. Spearman Rho=0,000, OR=tidak bisa terbaca dan RR=3,5. Tidak ada hubungan yang signifikan antara umur dengan kasus preeklamsi dengan nilai sig. Spearman Rho =0,100, OR=1,843 (0,890-3,820) dan RR=1,3. Tidak ada hubungan yang signifikan antara paritas dengan kasus preeklamsi dengan nilai sig. Spearman Rho =0,589 OR=1,220 (0,597-2,492) dan RR=1,1. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dan riwayat hipertensi dengan kasus preeklamsi dan tidak ada hubungan signifikan antara umur dan paritas dengan kasus preeklamsi.
FAKTOR YANG BERKAITAN DENGAN KEJADIAN STUNTING DI DESA GUNUNG MAKMUR KABUPATEN TANAH LAUT Fahriani, Fahriani; Maisarah, Maisarah; Sijabat, Ruth Hidayani; Virgianti, Risa; Purwanti, Eni
Midwifery And Complementary Care Vol 4 No 1 (2025): Midwifery and Complementary Care
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/mcc.v4i1.857

Abstract

Background: Stunting is a nutritional problem for toddlers with a picture of growth failure that accumulates before and after birth, which is caused by inadequate nutritional intake. In 2022, the prevalence of stunting in South Kalimantan was 24.6%. Tanah Laut Regency is in 6th place at 26.6%. At the Takisung Community Health Center in July 2024, there were 22 stunted toddlers consisting of 11 stunted toddlers and 11 very stunted toddlers. Objective: The aim of this research is to determine the factors correlated to the incidence of stunting in Gunung Makmur Village, Tanah Laut Regency. Method: This type of research is quantitative research with a cross-sectional design. 24. The population in this study was 10 people. The number of samples was 10 people with a total sampling technique. The instrument uses a questionnaire. Data analysis used the chi-square test. Results: From the research results, it was found that there was a correlation between exclusive breastfeeding (p=0.005), dietary habit (p=0.000) and rest patterns (p=0.001) with the incidence of stunting in Gunung Makmur Village 2024. However, there was no correlation between immunization (p=0.751) and the incidence of stunting in Gunung Makmur Village 2024. Conclusion: There was a correlation between exclusive breastfeeding, dietary habit and rest patterns and the incidence of stunting in Gunung Makmur Village. Makmur 2024. On the other hand, there is no correlation between immunization and the incidence of stunting in Gunung Makmur Village in 2024. Keywords: Stunting, exclusive breastfeeding, dietary habit, rest patterns and immunization
STRATEGI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA KEPALA SEKOLAH DALAM PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DI SMAN 1 TABUNGANEN KABUPATEN BARITO KUALA Fahriani, Fahriani; Madihah, Husnul; Rahmi, Agustina
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi manajemen sumber daya manusia (SDM) yang diterapkan oleh kepala sekolah dalam pelestarian budaya lokal di SMAN 1 Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala. Pelestarian budaya lokal merupakan bagian penting dalam pendidikan karakter dan pembentukan identitas siswa, sehingga peran kepala sekolah sebagai manajer pendidikan menjadi sangat krusial.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, serta staf sekolah yang terlibat dalam kegiatan pelestarian budaya lokal. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pelaksanaan program budaya lokal masih bersifat kesepakatan internal. Upaya kepala sekolah, untuk meningkatkan kompetensi guru selaku pimpinan mengizinkan semua warga sekolah khususnya pendidik dan tenaga pendidik untuk mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh dinas,sekolah,maupun mandiri oleh guru. Evaluasi yang dilakukan oleh kepala sekolah terhadap pelaksanaan pelestarian budaya lokal sudah melibatkan guru dan tenaga kependidikan, untuk tindak lanjut atas hasil evaluasi masih perlu diperkuat. Hal ini penting agar evaluasi tidak hanya menjadi proses administratif, tetapi dapat menjadi dasar untuk perbaikan dan pengembangan program secara berkelanjutan. Program pelestarian budaya dilaksanakan melalui kegiatan ekstrakurikuler, muatan lokal dalam pembelajaran, serta upacara dan perayaan adat. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen SDM yang efektif oleh kepala sekolah dapat memperkuat identitas budaya lokal di sekolah dan menumbuhkan rasa cinta tanah air pada peserta didik.