Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi di jenjang pendidikan menengah, dengan fokus pada siswa kelas X-A SMA Negeri 1 Kuala Behe, Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya motivasi belajar siswa yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain transisi dari jenjang SMP ke SMA, keterbatasan dalam memilih sekolah, serta tantangan sosial ekonomi yang dihadapi keluarga. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta penerapan triangulasi untuk menjamin validitas dan kredibilitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran yang bersifat multidimensional, yaitu sebagai pendidik, motivator, dan pembimbing. Guru tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga melibatkan siswa melalui pendekatan personal, penguatan motivasi, serta penerapan metode pembelajaran aktif seperti strategi talking stick yang mendorong partisipasi dan kolaborasi di kelas. Selain itu, guru memberikan inspirasi melalui cerita dan contoh kehidupan nyata, serta berperan sebagai fasilitatomotivasional dan sosial-emosional sebagai prioritas dalam praktik serta kebijakan pendidikan, khususnya dalam pembelajaran Sosiologi di konteks negara berkembang.
Copyrights © 2026