Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan modul ajar pengolahan hasil pertanian di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Pondok Pesantren Luhur Sulaiman. Penelitian ini menggunakan Qualitative Research. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari instruktur pelatihan dan guru SMK mitra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan modul dilakukan secara sistematis, kontekstual, dan aplikatif, dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Modul ajar yang disusun mampu meningkatkan partisipasi peserta, mempermudah proses pelatihan, serta relevan dengan kebutuhan dunia usaha. Kolaborasi antara BLKK dan SMK mitra menjadi kunci keberhasilan dalam penyusunan materi yang sesuai dengan standar industri. Penelitian ini menyarankan bahwa model pengembangan modul berbasis kebutuhan dan kolaborasi lintas lembaga dapat diterapkan di lembaga pelatihan serupa.
Copyrights © 2025