Abstrak ____________________________________________________________________ Latar Belakang: Gangguan refraksi merupakan salah satu masalah penglihatan yang sering dialami anak usia sekolah dasar dan dapat mempengaruhi prestasi akademik. Penelitian ini mengkaji strategi pembelajaran inklusif yang diterapkan guru kelas 5 SD dalam menangani siswa dengan gangguan refraksi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan teknik wawancara mendalam terhadap tiga guru kelas 5 SD yang memiliki pengalaman mengajar siswa dengan gangguan refraksi. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola strategi pembelajaran yang efektif. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa 22 dari total siswa (sekitar 8,9%) mengalami gangguan refraksi di tiga kelas yang diteliti. Guru mengembangkan strategi adaptasi meliputi: (1) pengaturan tempat duduk strategis di barisan depan, (2) penggunaan media pembelajaran visual yang diperbesar, (3) pendampingan individual, dan (4) modifikasi durasi pembelajaran. Tantangan utama yang dihadapi adalah gangguan konsentrasi siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran. Kesimpulan: Implementasi strategi pembelajaran adaptif menunjukkan dampak positif terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa dengan gangguan refraksi. Diperlukan kerjasama multipihak antara sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan untuk optimalisasi pembelajaran inklusif.
Copyrights © 2025